Belajar Bisnis Supaya Sukses Dari Pemilik Waroeng Steak And Shake

Di jalan Serpong Raya dekat dengan WTC matahari ada Rumah Makan baru bernama Waroeng Steak And Shake. Rumah makan ini sebenarnya dahulu pernah ada di daerah Serpong akan tetapi sudah tutup entah kenapa, mungkin sewa tempat yang tidak diperpanjang. Setelah beberapa lama mereka buka lagi di tempat yang tidak terlampau jauh. Dan boom baru buka tempat tersebut sudah ramai dikunjungi oleh para pecinta Steak. Kebanyakan yang datang adalah anak muda. Saya penasaran kok bisa ya jualan steak tetapi langsung rame padahal di daerah Serpong sangat sulit untuk suatu tempat makan bertahan lama. Yuk belajar bisnis supaya sukses dari pemilik Waroeng Steak and Shake yaitu Jodi Brotosuseno.

Belajar Bisnis Supaya Sukses Dari Pemilik Waroeng Steak And Shake

Jodi Brotosuseno merupakan pemilik dari Waroeng Steak And Shake walaupun tidak punya latar belakang masak akan tetapi dengan modal semangat dia bisa membuat menu Steak yang sesuai dengan kantong mahasiswa. Iya memang harga di waroeng Steak And Shake memang murah meriah karena motivasi dari sang pemilik yang ingin menjual steak dengan harga terjangkau. Modal awal mendirikan Waroeng Steak And Shake (WS) adalah dengan menjual sepeda motor miliknya seharga 8.5 juta rupiah. dari situ dia bisa menyewa tempat di daerah Jogja.

Awal mendirikan WS menu yang disajikan hanya 4 macam menu steak dan memang hanya itu saja yang dia bisa. Dengan dibantu 2 orang pegawai Jodi membuka tempat makannya yang tidak besar hanya muat 4 meja saja. $ bulan berjalan waroeng Steak And Shake mulai ramai dikunjungi oleh pecinta steak. Dan dia ingin membuka tempat yang baru karena memang tempat yang ini terlalu kecil. Dia takut nanti orang akan kecewa kalau dia tidak membuka tempat baru yang lebih besar. Karena tidak mempunyai uang maka dia memakai dana investor untuk cabang ke-2,3,4.

Makin lama bisnisnya makin besar dan dia bisa membuka tempat yang baru tanpa memakai dana investor. Sampai sekarang jumlah cabang yang ada setelah 18 tahun berdiri adalah sekita 87 cabang dan 16 kota. Dan semua itu merupakan milik sendiri tanpa memakai konsep franchise. Kemudian apa rahasia dari Waroeng Steak And Shake sehingga bisa maju dan ramai dikunjungi oleh pecinta Steak selain harganya yang murah.

Belajar Bisnis Supaya Sukses Dari Pemilik Waroeng Steak And Shake

Jodi Brotosuseno ternyata menerapkan bisnis Spriritual Company. Dengan konsep ini maka bisnisnya bisa melaju cukup kencang. Sebenarnya apa sih Spriritual Company itu ? Jodi sadar bahwa yang membuat Waroengnya bisa ramai hanya karena pertolongan dari Allah SWT. Maka oleh sebab itu semua kegiatan yang dilakukan harus sesuai dengan hukum islam. Seperti Di pagi hari setiap karyawan wajib shlat Dhuha, kemudian setelah tutup karyawan membaca Alquran dan Sholat 5 waktu harus ontime. Jodi sadar bahwa apabila seluruh karyawannya berdoa untuk kemajuan perusahaan maka InsyaAllah perusahaan akan maju karena dia memiliki ribuan karyawan.

Makanan yang disajikan juga harus halal danThoyib sehingga bermanfaat untuk pelanggan setia Waroeng Steak Anda Shake. Bahkan apabila ada karyawannya yang bisa hapal 1 jus Alquran akan diberangkatkan Umroh oleh perusahaan. Dan tidak lupa perusahaan juga bersedekah dari omset yang didapat, iya omset loh bukan keuntungan. Jadi pernah dalam satu hari seluruh omset yang didapat di smeua cabang dikumpulkan dan disedekahkan dan ini memang dahsyat hasilnya.

Semoga saja Waroeng Steak And Shake bisa terus berkembang hingga sampai keluar b=negeri dan membanggakan Indonesia. Karena Indoensia mempunyai Steak Khas Indoensuia yng dibuat oleh Waroeng Steak And Shake.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *